LOOKUP Nilai Terakhir

Prasyarat:


Banyak sekali kasus yang berhubungan dengan pencarian nilai terkahir, pada materi kali ini, belajarexcel.id akan membahas secara detail, bagaimana melakukan pencarian nilai terakhir.

Untuk melakukan pencarian Nilai terakhir berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, bisa menggunakan rumus LOOKUP.

Untuk Pengguna Excel 365 dan Excel 2021 bisa menggunakan XLOOKUP

AD PLACEMENT
belajarexcel.id

Rumus LOOKUP ini cocok digunakan bagi pengguna Excel 2019 kebawah, dimana belum tercipta rumus XLOOKUP.

Mari kita langsung saja ke contoh kasus.

LOOKUP Text

Untuk contoh kasus pertama, range pencarian berisi Text. Agus, Novi, Eka itu adalah sebuah Text.

Contoh Kasus 1 : Lookup Text

  • Siapa yang melakukan Shift Terkahir ?

Jawaban :

AD PLACEMENT

Melihat kasus Lookup pertama ini adalah sebuah Nilai TEXT yang akan dicarai maka rumus bisa dibuat seperti ini.

=LOOKUP("z",C5:G5,C5:G5)

Kenapa “z”, Z kecil adalah Urutan terakhir dari kode ASCII sehingga Text yang dihasilkan oleh LOOKUP adalah Nama terkahir yang ada pada Range dibawah kode text “z”.

LOOKUP Number

Untuk contoh kasus ke 2, range pencarian berisi number.

AD PLACEMENT

Contoh Kasus 1 : Lookup Text

  • Bulan apa terkahir bayar ?

Jawaban :

Melihat kasus Lookup pertama ini adalah sebuah Nilai TEXT yang akan dicarai maka rumus bisa dibuat seperti ini.

=LOOKUP(9^9,C5:G5,$C$4:$G$4)

Kenapa ada 9^9, ini adalah Nilai terbesar yg bisa ditulis dengan mudah 9^9 artinya sama dengan 387.420.489. Artinya LOOKUP akan mencari nilai dibawah Nilai 387420489 terkahir.

LOOKUP dengan Kriteria

Pada kasus ketiga ini, LOOKUP memiliki sebuah Kriteria sehingga RANGE pencarian menjadi bertipe boolean (TRUE/FALSE)

Contoh Kasus 3 : Lookup Kriteria

  • Berapa Nilai Setoran Tarakhir Dewi?

Jawaban :

Pada kasus diatas, karena ada kriteria yaitu Dewi, maka nilai tabungan terakhir dari Dewi bisa dicari dengan menggunakan rumus LOOKUP, rumusnya adalah

=LOOKUP(2,1/(B4:B14=E5),C4:C14)

Yang menjadi pertanyaan bagi pengguna excel adalah dari mana angka 2 dan untuk apa 1/. Mari kita jabarkan.

  • Tahap 1 : B4:B14=E5 akan mengevaluasi apakah Range B4:B15 sama dengan E5, jika sama maka hasilnya TRUE dan salah hasil FALSE, sehingga akan menghasilkan {…False, True, False, True….}.
  • =LOOKUP(2,1/({...False, True, False, True....}),C4:C14)
  • Tahap 2 : Pada tahap ini mengubah array menjadi 1/False dan 1/True.
  • =LOOKUP(2,{...1/False, 1/True, 1/False, 1/True....}),C4:C14)
  • Tahap 3 : Excel mengenali TRUE sebagai 1 dan FALSE sebagai 0, sehingga ketika 1/1 hasilnya menjadi 1 dan 1/0 hasilnya akan #DIV/0.
  • =LOOKUP(2,{...#DIV/0, 1, #DIV/0, 1....}),C4:C14)
  • Tahap 4 : Lookup akan mencari nilai yang terndah dari 2 terakhir (Sama seperti Contoh Kasus 2)
  • =LOOKUP(2,{...#DIV/0, 1, #DIV/0, 1....}),C4:C14)
  • Tahap 5 : Lookup akan menghasilkan kolom C sesuai posisi di Tahap 4

Kenapa nilai False harus dibuat Error ? karena jika tidak dibuat Error nilai FALSE akan dianggap 0 dan nilai 0 pun akan menjadi acuan nilai yg mendekati angka 2.

Cara termudah untuk membuat FALSE error adalah dengan membaginya dengan 1, 1/FALSE hasilnya Error #DIV/0

Download File Kasus:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AD PLACEMENT
More Docs
Chat WhatsApp
WhatsApp